Bandar Lampung — Polisi mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kesucian bulan Ramadan dengan menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama pelaksanaan ibadah.
Ajakan ini disampaikan oleh Waka Polsek Tanjung Karang Timur, Iptu Fery Johansyah usai salat Tarawih di Masjid Darul Muslihin, Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung, Rabu (12/3/2025).
Waka Polsek menegaskan bahwa bulan Ramadan harus dijaga dari berbagai tindakan yang dapat mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para jamaah, untuk bersama-sama menjaga ketenangan dan kekhusyukan dalam beribadah. Jangan sampai ada tindakan yang bisa mencoreng kesucian bulan Ramadan, seperti tawuran, balap liar, atau bahkan aksi kriminal lainnya,” ujarnya, Rabu (12/3/2025).
Sebagai bagian dari upaya pengamanan, polisi meningkatkan patroli di berbagai titik strategis, termasuk sekitar masjid, pasar Ramadan, serta lokasi yang sering menjadi tempat berkumpulnya anak muda pada malam hari. Hal ini dilakukan untuk mencegah potensi gangguan keamanan seperti pencurian, peredaran petasan, hingga balap liar yang kerap meningkat saat bulan puasa.
Selain menjaga keamanan, kepolisian juga mengajak masyarakat untuk menghindari penggunaan petasan yang dapat mengganggu kenyamanan ibadah serta berisiko membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Polisi juga menegaskan akan menindak tegas aksi sahur on the road yang berujung pada konvoi liar atau tindakan anarkis.
Dengan adanya kerja sama antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan bulan Ramadan di Bandar Lampung dapat berlangsung dengan damai dan penuh keberkahan, sehingga umat Islam dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk tanpa gangguan keamanan.