Polresta Bandar Lampung Bekali Satgas Retina Terkait Pencegahan dan Dampak Bahaya Narkoba

23/01/2026 11:45:49 WIB 25
Bandar Lampung – Usai mengikuti Apel Besar Satuan Tugas Anti Narkoba, Kekerasan dan Judi Online (Satgas Retina) Angkatan Ke II, ribuan pelajar tingkat SMP se-Kota Bandar Lampung mendapatkan pembekalan terkait bahaya penyalahgunaan narkotika dari Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandar Lampung.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Karya Bakti Herman HN, Kepayang, Rajabasa, Bandar Lampung, dan diikuti sebanyak 1.200 anggota Satgas Retina dari perwakilan sekolah tingkat SMP se-Kota Bandar Lampung, Jumat (23/1/2026).

Pembekalan ini disampaikan sebagai tindak lanjut dari kegiatan apel besar yang bertujuan memperkuat peran pelajar dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah.

Kasat Resnarkoba Polresta Bandar Lampung, Kompol Made Indra menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam mencegah penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar.

“Kami memberikan pemahaman kepada para pelajar tentang jenis-jenis narkotika, dampak buruk bagi kesehatan, masa depan, serta konsekuensi hukum yang dapat ditimbulkan. Harapannya, para anggota Satgas Retina mampu menjadi benteng pertama dalam menolak narkoba di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Ia menambahkan, para anggota Satgas Retina juga diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan kepolisian dalam menyampaikan informasi serta mengedukasi teman-temannya terkait bahaya narkoba.

Selain itu, para pelajar juga dibekali pemahaman mengenai cara menghindari pergaulan negatif, pentingnya memilih lingkungan pertemanan yang sehat, serta keberanian untuk melaporkan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan narkotika di sekitar mereka.

Sementara itu, Kapolresta Bandar Lampung sebelumnya menegaskan bahwa Satgas Retina merupakan wadah pembinaan karakter generasi muda agar terhindar dari narkoba, bullying, tawuran, judi online, serta berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya.

Melalui pembekalan ini, diharapkan para pelajar tidak hanya memahami bahaya narkotika, tetapi juga mampu menjadi duta anti narkoba, teladan, serta agen perubahan di lingkungan sekolah masing-masing.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk sinergi antara Polresta Bandar Lampung dan Dinas Pendidikan dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Share this post